Bicara mengenai
MLM (Multilevel Marketing), saya
mempunyai cerita sendiri mengenai dunia usaha ini. Sewaktu masih duduk dikelas
2 SMA tepatnya, ada seorang teman dari ayah yang mempresentasikan sebuah bisnis
MLM yang menurut saya sangat menjanjikan dimasa depan. Yang membuat saya
tertarik adalah bisnis ini dengan modal yang sangat sedikit namun bisa
menghasilkan keuntungan dan bonus yang sangat besar. Disinilah tergerak hati
saya untuk mengenal lebih jauh bagaimana kinerja bisnis MLM itu.
Waktu itu saya
menghadiri acara seminar bisnis MLM dari perusahaan berinisial
T disebuah
hotel di Malang. Perusahaan tersebut adalah
salah satu perusahaan yang menjalankan konsep bisnis MLM yang
saat ini berkembang di berbagai belahan dunia.
Disana saya
melihat antusias yang sangat luar biasa dari para pemain atau
pelaku di
bisnis ini. Begitu musiknya diputar, dengan sangat semangat mereka semua
berjoget ria. Saya yang baru pertama kali menghadiri acara seminar itu hanya
bisa menggeleng-gelengkan kepala. Saya tahu, bahwa hanya orang-orang yang
menganggap negatif
bisnis ini saja yang tidak akan kuat merasakan panasnya kobaran semangat yang
ditunjukkan pemain-pemain bisnis MLM itu.
Sangat semangat
dan penuh antusias, seperti itulah pemain bisnis MLM. Dalam benak saya, mereka
itu adalah manusia-manusia yang luar biasa. Mengapa tidak? “Ga siang ga
malam kerjaannya kalau gak nyari prospek ya memfollow up, kalau gak gitu ya
ikut seminar.”
Begitu kata mereka. Mereka
juga kerap kali menganggap bahwa mereka itu memang benar-benar MLM sejati, Manusia Larut Malam”. Kalau kerja ga
kenal waktu karena saking semangatnya,
bahkan waktu 24 jam itu dirasa kurang. Dari pagi pulangnya sampai pagi
lagi. Mengenai istilah follow up nanti akan saya jelaskan lebih lanjut dalam
babnya sendiri. Dikala susah dan senang, moto mereka adalah tetap semangat dan
selalu semangat.
Biarpun rentenir menagih hutang disana sini, meskipun sampai sakit sekalipun,
mereka akan tetap menjadi manusia yang selalu semangat.
Karena menurut
mereka, orang-orang yang sukses adalah orang-orang yang penuh semangat. Ada juga yang bilang
bahwa, tersenyum itu bagian dari rasa semangat yang sangat penting dalam
menjalankan sebuah usaha, usaha apa saja. Karena dengan tersenyum, Allah bisa
menurunkan rejekinya dengan mudah kepada kita melalui bentuk mulut kita yang
seperti mangkuk jika tersenyum. Berbeda dengan orang yang selalu cemberut,
rejeki yang diturunkan-Nya tidak akan bisa kita terima dan akan berjatuhan
sia-sia karena bentuk mulut kita yang seperti payung. Perumpamaan
yang lucu ya.
- -
- - -
- - - -






0 komentar:
Posting Komentar