Pages

Senin, 09 April 2012

Jangan Takut dengan MLM

Bicara mengenai MLM (Multilevel Marketing), saya mempunyai cerita sendiri mengenai dunia usaha ini. Sewaktu masih duduk dikelas 2 SMA tepatnya, ada seorang teman dari ayah yang mempresentasikan sebuah bisnis MLM yang menurut saya sangat menjanjikan dimasa depan. Yang membuat saya tertarik adalah bisnis ini dengan modal yang sangat sedikit namun bisa menghasilkan keuntungan dan bonus yang sangat besar. Disinilah tergerak hati saya untuk mengenal lebih jauh bagaimana kinerja bisnis MLM itu.

Waktu itu saya menghadiri acara seminar bisnis MLM dari perusahaan berinisial T disebuah hotel di Malang. Perusahaan tersebut adalah salah satu perusahaan yang menjalankan konsep bisnis MLM yang saat ini berkembang di berbagai belahan dunia.

Disana saya melihat antusias yang sangat luar biasa dari para pemain atau pelaku di bisnis ini. Begitu musiknya diputar, dengan sangat semangat mereka semua berjoget ria. Saya yang baru pertama kali menghadiri acara seminar itu hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala. Saya tahu, bahwa hanya orang-orang yang menganggap negatif bisnis ini saja yang tidak akan kuat merasakan panasnya kobaran semangat yang ditunjukkan pemain-pemain bisnis MLM itu.

Sangat semangat dan penuh antusias, seperti itulah pemain bisnis MLM. Dalam benak saya, mereka itu adalah manusia-manusia yang luar biasa. Mengapa tidak? Ga siang ga malam kerjaannya kalau gak nyari prospek ya memfollow up, kalau gak gitu ya ikut seminar. Begitu kata mereka. Mereka juga kerap kali menganggap bahwa mereka itu memang benar-benar MLM sejati, Manusia Larut Malam”. Kalau kerja ga kenal waktu karena saking semangatnya,  bahkan waktu 24 jam itu dirasa kurang. Dari pagi pulangnya sampai pagi lagi. Mengenai istilah follow up nanti akan saya jelaskan lebih lanjut dalam babnya sendiri. Dikala susah dan senang, moto mereka adalah tetap semangat dan selalu semangat. Biarpun rentenir menagih hutang disana sini, meskipun sampai sakit sekalipun, mereka akan tetap menjadi manusia yang selalu semangat.

Karena menurut mereka, orang-orang yang sukses adalah orang-orang yang penuh semangat. Ada juga yang bilang bahwa, tersenyum itu bagian dari rasa semangat yang sangat penting dalam menjalankan sebuah usaha, usaha apa saja. Karena dengan tersenyum, Allah bisa menurunkan rejekinya dengan mudah kepada kita melalui bentuk mulut kita yang seperti mangkuk jika tersenyum. Berbeda dengan orang yang selalu cemberut, rejeki yang diturunkan-Nya tidak akan bisa kita terima dan akan berjatuhan sia-sia karena bentuk mulut kita yang seperti payung. Perumpamaan yang lucu ya.
-   -   -   -   -   -   -   -    -

0 komentar:

Posting Komentar