Pages

Kamis, 31 Mei 2012

JANGAN TAKUT GAGAL

Didalam kehidupan ini, perlu kita sadari bahwa Tuhan menciptakan segala sesuatunya itu berpasang-pasangan. Ada Laki-laki berarti ada juga perempuan. Jika ada tinggi, maka juga ada yang rendah. Jika ada yang kaya maka ada yang miskin. Begitu juga dengan adanya keberhasilan, pasti juga ada kegagalan.

Semua orang pasti tidak ingin mengalami kegagalan. Anda pun pasti merasa demikian. Apa itu gagal? persepsi setiap orang mungkin berbeda-beda dalam mengartikan kegagalan. Namun, sama definitifnya. Ada dua pandangan dalam menyikapi sebuah kegagalan. Disatu sisi seseorang akan merasa tertekan dan merasa tidak bisa; tidak cocok atau merasa tidak ditakdirkan untuk mendapatkan sesuatu yang sedang ia perjuangkan disaat ia gagal, namun disisi lain, apabila anda menyikapinya dengan hal yang berbeda maka kegagalan itu menjadi suatu pertanda bahwa ada hal yang perlu diperbaiki agar nantinya hal yang kita kerjakan menjadi lebih baik atau sesuatu yang kita perjuangkan dapat diraih, belajar dari sebuah kegagalan sebelumnya.

Tentu pandangan yang kedua inilah yang seharusnya dilakukan oleh seseorang apabila ia telah dihadapkan oleh kegagalan. Inilah yang namanya proses kehidupan. Jika saat ini anda merasa gagal menghasilkan, mendapatkan atau menjadi sesuatu yang anda inginkan, tentu jangan pernah berpikir anda tidak bisa.

Misalnya, suatu ketika diadakan sebuah kontes menyanyi di kota anda. Sebelumnya anda tidak pernah mengikuti lomba menyanyi seperti ini, atau kontes-kontes menyanyi manapun. Akhirnya, anda memutuskan untuk mengikuti kontes tersebut karena anda merasa mempunyai kualitas menyanyi yang baik dan ingin mengukur seberapa baik-kah cara menyanyi anda. Waktu terus berjalan dan kontes tersebut telah dimulai. Beberapa menit lagi giliran anda yang maju untuk menyanyikan sebuah lagu dihadapan dewan-dewan juri dan penonton serta pendukung anda. Kemudian muncul rasa was-was dan nervous yang berlebihan dalam diri anda karena mungkin ini adalah kali pertama anda bernyanyi dalam sebuah lomba. Cara menyanyi anda kacau dan tidak terkendali, kebingungan dan lupa lirik mungkin sampai-sampai rasa malu mencabik-cabik batin anda. Pada akhirnya, dewan juri mengumumkan tiga pemenang dan anda dinyatakan gagal dalam kontes tersebut. Mungkin, anda menyesal dan merasa bahwa anda sama sekali tidak mempunyai keahlian dalam bidang menyanyi serta tidak akan mengikuti kontes-kontes menyanyi lagi sampai kapanpun.

Ada sebuah kasus juga dimana seseorang sedang menjalankan bisnis usaha. Kemudian suatu ketika ia dihadapkan oleh sebuah permasalahan yang sulit sehingga ia tidak dapat menjalankan bisnisnya lagi, korban penipuan misalnya, atau terkena musibah kebakaran, perampokan dan lain-lain. Boleh dikatakan ia gagal dalam menjalankan bisnis. Namun, jika seseorang itu menanggapi kegagalan dengan poin yang kedua tadi, maka keadaan akan menjadi lebih baik. Bangkit dari kegagalan dan belajar dari kegagalan itu sendiri, dimana ia harus lebih berhati-hati lagi, memperkuat keamanan usahanya dan langkah-langkah positif lainnya sehingga dikemudian hari ia akan dengan mudah meraih kesuksesannya.

Dari kejadian tersebut, ada pelajaran yang dapat kita ambil bahwa kegagalan selalu datang lebih dulu daripada keberhasilan, dan kebanyakan seseorang akan memutuskan untuk berhenti berusaha menggapai impiannya sebagai imbas dari kegagalan tersebut. Padahal jika ia melanjutkan usahanya untuk mencapai sesuatu setelah kegagalan itu, mungkin ia tidak akan gagal lagi dan semakin dekat dengan kesuksesannya. Dapat dibilang, jika anda memulai impian anda ditangga pertama, kemudian anda gagal ditangga kedua, maka anda akan lebih mudah naik ditangga ketiga dan lebih cepat meraih kesuksesan.
Banyak pepatah juga yang bilang bahwa kegagalan adalah guru yang paling baik. Kegagalan adalah awal dari sebuah kesuksesan. Coba sekarang lihat Thomas Alfa Edison, 999 kali ia melakukan percobaan bola lampunya dan selalu gagal. Namun pada akhirnya, ia berhasil menciptakan bola lampunya pada percobaan ke-1000 kalinya sehingga dapat dinikmati oleh seluruh umat manusia sampai detik ini. Pada abad ke-21 ini, dimana teknologi serba canggih dan modern, amat mustahil jika anda berhenti karena kegagalan. Edison saja bisa pada jamannya, mengapa anda tidak?

0 komentar:

Posting Komentar