![]() |
| http://retnosdiary.blogspot.com |
Angan-angan tanpa diiringi dengan
sebuah aksi, tanpa sebuah usaha, perjuangan, tentu hanya akan menjadi angan-angan
saja. Misalnya, suatu ketika anda membutuhkan uang yang jumlahnya cukup besar
untuk suatu hal, sedangkan kondisi keuangan anda saat ini tidak memungkinkan
untuk menghasilkan uang tersebut. Maka tidak mungkin jika anda hanya
berangan-angan tanpa sebuah usaha kemudian tiba-tiba uang tersebut muncul di
hadapan anda. Butuh sebuah usaha dan kerja keras karena uang tidak jatuh dari
langit.
Action
merupakan poin yang boleh dibilang sangat menentukan bagaimana nasib impian
anda. Seberapa besar intensitas action yang anda lakukan menentukan
besar-kecilnya hasil yang akan anda dapatkan.
Jangan
Lupakan Doa
Semasa kecil mungkin kita masih
ingat bagaimana cara kita untuk mendapatkan sesuatu, mobil-mobilan misalnya.
Melihat teman sebaya kita mempunyai mobil-mobilan, terkadang menumbuhkan rasa
dan hasrat di dalam benak kita untuk memiliki mobil-mobilan yang sama. Mungkin
kemudian kita mulai menabung sebagian dari uang saku kita untuk membeli
mobil-mobilan tersebut. Sebagai cara agar kita lebih cepat untuk memiliki benda
tersebut mungkin kita memberitahukan niat kita itu kepada orangtua. Dan pada
akhirnya, orangtua kita diam-diam membelikan mobil-mobilan tersebut sebagai
hadiah sehingga kita merasa surprize dengan
hadiah tersebut.
Demikian halnya dengan berdoa. Tuhan
memerintahkan kita untuk meminta kepada-Nya. Disamping bekerja keras untuk
menggapai impian-impian kita, juga dibarengi dengan doa niscaya impian-impian
kita ini akan lebih cepat tercapai.
Konsisten
Sebuah pekerjaan jika dikerjakan
secara tidak konsisten tentu tidak akan mermbawa hasil. Atau pekerjaan itu
dapat selesai namun membutuhkan waktu yang cukup lama atau hasilnya juga tidak
memuaskan.
Saya ambil contoh usaha MLM
misalnya. Seorang distributor MLM pada umumnya dituntut untuk mengajak dan
mempengaruhi seseorang untuk turut bergabung dalam bisnisnya. Usaha mengajak
orang itu tentu tidak mudah, dan terkadang seorang distributor tersebut merasa
putus asa, mungkin karena dalam bulan tersebut dia tidak bisa mendapatkan
satupun agen baru yang bekerja dibawahnya. Belum lagi kalau Leader bisnis
tersebut marah-marah karena hal tersebut juga mempengaruhi turunnya omset
penjualan produk dalam suatu bulan. Dari perasaan yang akhirnya malas-malasan
dan cenderung setengah hati itulah yang pada akhirnya tidak akan membuahkan
hasil yang baik.
Sama ceritanya dengan menjadi
atlet sepakbola. Apabila dia bermalas-malasan berlatih, dan dalam setiap
pertandingannya dilalui dengan tidak konsisten, maka dia tidak akan bisa
menjadi pemain sepak bola yang hebat.
Jadi, poin yang harus anda ingat
disini adalah suatu pekerjaan tidak akan berhasil jika tidak dilakukan secara kontinuitas/
terus menerus.
“There
is no such thing in anyone's life as an unimportant day. ( Alexander Woollcott)”







0 komentar:
Posting Komentar