Pages

Jumat, 30 Maret 2012

ACTION

http://retnosdiary.blogspot.com
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa  yang pada diri mereka ” QS 13:11

Angan-angan tanpa diiringi dengan sebuah aksi, tanpa sebuah usaha, perjuangan, tentu hanya akan menjadi angan-angan saja. Misalnya, suatu ketika anda membutuhkan uang yang jumlahnya cukup besar untuk suatu hal, sedangkan kondisi keuangan anda saat ini tidak memungkinkan untuk menghasilkan uang tersebut. Maka tidak mungkin jika anda hanya berangan-angan tanpa sebuah usaha kemudian tiba-tiba uang tersebut muncul di hadapan anda. Butuh sebuah usaha dan kerja keras karena uang tidak jatuh dari langit.
Action merupakan poin yang boleh dibilang sangat menentukan bagaimana nasib impian anda. Seberapa besar intensitas action yang anda lakukan menentukan besar-kecilnya hasil yang akan anda dapatkan.

Jangan Lupakan Doa
Semasa kecil mungkin kita masih ingat bagaimana cara kita untuk mendapatkan sesuatu, mobil-mobilan misalnya. Melihat teman sebaya kita mempunyai mobil-mobilan, terkadang menumbuhkan rasa dan hasrat di dalam benak kita untuk memiliki mobil-mobilan yang sama. Mungkin kemudian kita mulai menabung sebagian dari uang saku kita untuk membeli mobil-mobilan tersebut. Sebagai cara agar kita lebih cepat untuk memiliki benda tersebut mungkin kita memberitahukan niat kita itu kepada orangtua. Dan pada akhirnya, orangtua kita diam-diam membelikan mobil-mobilan tersebut sebagai hadiah sehingga kita merasa surprize dengan hadiah tersebut.
Demikian halnya dengan berdoa. Tuhan memerintahkan kita untuk meminta kepada-Nya. Disamping bekerja keras untuk menggapai impian-impian kita, juga dibarengi dengan doa niscaya impian-impian kita ini akan lebih cepat tercapai.

Konsisten
Sebuah pekerjaan jika dikerjakan secara tidak konsisten tentu tidak akan mermbawa hasil. Atau pekerjaan itu dapat selesai namun membutuhkan waktu yang cukup lama atau hasilnya juga tidak memuaskan.
Saya ambil contoh usaha MLM misalnya. Seorang distributor MLM pada umumnya dituntut untuk mengajak dan mempengaruhi seseorang untuk turut bergabung dalam bisnisnya. Usaha mengajak orang itu tentu tidak mudah, dan terkadang seorang distributor tersebut merasa putus asa, mungkin karena dalam bulan tersebut dia tidak bisa mendapatkan satupun agen baru yang bekerja dibawahnya. Belum lagi kalau Leader bisnis tersebut marah-marah karena hal tersebut juga mempengaruhi turunnya omset penjualan produk dalam suatu bulan. Dari perasaan yang akhirnya malas-malasan dan cenderung setengah hati itulah yang pada akhirnya tidak akan membuahkan hasil yang baik.
Sama ceritanya dengan menjadi atlet sepakbola. Apabila dia bermalas-malasan berlatih, dan dalam setiap pertandingannya dilalui dengan tidak konsisten, maka dia tidak akan bisa menjadi pemain sepak bola yang hebat.
Jadi, poin yang harus anda ingat disini adalah suatu pekerjaan tidak akan berhasil jika tidak dilakukan secara kontinuitas/ terus menerus.
“There is no such thing in anyone's life as an unimportant day. ( Alexander Woollcott)”

0 komentar:

Posting Komentar